Café dan Resto yang Muraah dan Nyaman di Bekasi

Dilengkapi Wifi, Proyektor, TV Kabel, Toilet, Mushola dan Taman, Menu Makanan Lengkap: Solusi untuk Semua!

Featured Coupons

Ad (728x90)

Latest Coupons

Ayah, Pahlawan dalam Kehidupanku


Masih teringat jelas kenangan saat bersamamu, ayah. Waktu aku kecil, jika aku sedang marah karena tidak diizinkan pergi main oleh ibu, ayah dengan tiba-tiba muncul dan menggendongku, lalu mengantarkanku pergi bermain. Aku pun dengan polosnya minta turun dari gendonganmu dengan pura-pura masih marah, namun kau tetap berjalan sambil menggendongku hingga sampai ke tempat bermain. Aku pun tersenyum kembali dan kau pun membalas senyumku sambil mengelus ubun-ubunku.
Adapun kenangan saat kita pergi ke sawah bersama. Di pagi buta, aku dibangunkan oleh ibu, dengan sedikit masih mengantuk dan mengucek-ucek kedua mataku. Aku langsung kaget dan segera salat subuh ketika melihat ayah sudah siap untuk pergi ke sawah. Karena ayah sudah berjanji tadi malam akan mengajaku pergi ke sawah, maka mau tidak mau aku harus siap dibangunkan pada pagi buta. Ibu pun menyiapkan pakaian gantiku dan kulihat ayah masih menungguku dengan setia di angkringan, dengan ditemani asap rokok yang mengepul. Saat semuanya siap, mulai dari makanan, pacul, tudung yang sudah menempel pada sepeda ontel tua milik ayah, kami pun berangkat.
Di pagi buta berteman embun, aku yang dibonceng ayah pun berangkat ke sawah. Aku ikut tersenyum, kala kulihat mentari secara perlahan memperlihatkan senyumnya. Selama di sawah kau mencangkul, sedangkan aku hanya bermain, berlari bahkan sempat menangis karena haus dan lapar. Masih ingat kala itu aku suka sekali mengumpulkan belalang ke dalam botol untuk digoreng bersama ibu nanti di rumah dan disantap bersama. Biasanya, belalang tersebut paling enak disantap pada malam hari dengan keadaan masih hangat serta ditemani anak kecil yang bermain di pelataran rumah. Selain mengumpulkan belalang, aku juga suka sekali menangkap capung dan jahatnya lagi, aku menangkap capung menggunakan teknik getah buah nangka yang masih muda, karena dengan begitu, capung akan mudah sekali ditangkap dan tidak bisa terbang lagi. Bermain serangga bapak pucung pun tak pernah bisa aku lupakan.
Selain bermain, yang ditunggu-tunggu adalah makan siang bersama ayah dipinggir sawah dan diiringi hembusan angin sepoi-sepoi. Meskipun hanya tahu, tempe, sambal dan kerupuk, namun waktu itu terasa sangat nikmat sekali ayah dan rasanya aku ingin mengulang momen itu. Aku juga masih ingat, kau selalu mendahulukan anak-anaknya untuk makan terlebih dahulu, meski kau pasti sudah kelaparan karena setelah seharian bekerja di sawah. Kenangan-kenangan itu tak pernah terhapus dalam benakku, ayah. Selalu terekam dalam dan terlihat jelas bayangannya. Meski kini kenangan itu tak bisa terulang kembali. Tapi aku tahu cinta kasihmu masih saja seperti dulu atau mungkin lebih. Aku mengerti dengan kondisi badanmu yang tak sekekar dulu dan tak sekuat dulu. Jangankan menggendong aku, badanmu pun kadang mudah lemah. Sekarang kau hanya bisa ke sawah sekedarnya. Tak seperti dulu yang semangat selalu.
Pernah terbesit aku ingin seperti dulu lagi kembali ke masa kecil bersamamu, ayah. Menghabiskan waktu bersama dan bersenda gurau hingga lupa waktu. Tapi, sekarang aku sadar, kini giliranku untuk memanjakanmu ayah. Aku akan dengan sukarela mendengar curhatanmu meski hanya lewat telepon. Aku pun sebenarnya ingin selalu di sampingmu di saat usiamu yang kian senja. Namun, aku harus menahan dalam-dalam rindu ini hanya demi sesuap nasi. Meski aku jauh darimu, aku yakin Allah selalu mendampingimu yang jauh di sana. Terima kasih atas uluran tanganmu saat aku terjatuh dulu karena berlarian tanpa melihat ke depan. Terima kasih ayah, atas candaanmu saat aku menangis sesenggukan. Terima kasih ayah, atas gendonganmu saat aku marah hingga bisa tersenyum kembali. Terima kasih ayah atas gandenganmu dulu menemani setiap langkahku. Terima kasih ayah, atas jalan-jalannya mengenalkanku pada alam meski hanya menggunakan sepeda ontel tua. Terima kasih ayah, telah rela berkorban bahkan berjuang mati-matian hanya demi aku anakmu. Dan terima kasih ayah, telah menumpahkan seluruh cinta kasihmu padaku.

Semua kenanganmu akan selalu aku ingat selamanya. Dan aku akan berusaha selalu di sampingmu hingga akhir hayatku. Aku akan pegang kuat nasihatmu untuk menjadi perempuan yang tangguh dan berbeda. Maafkanku ayah yang belum bisa membuatmu tersenyum seutuhnya. Terima kasih ayah, telah menjadi pahlawanku sedari kecil hingga sekarang.
copas
Ayah pahlawan

*Semua orang adalah Pahlawan.....



Terpujilah wahai engkau
Ibu, bapak guru
Namamu akan selalu hidup
Dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu
Engkau s'bagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan 
Engkau patriot
Pahlawan bangsa
Tanpa Tanda Jasa.
.
Sengaja kutuliskan syair lagu tentang guru.
Karena guru adalah pahlawan yang nyata dalam kehidupan seseorang. Membantu memberikan cahaya ilmu dari gelapnya kebodohan, memberikan seteguk air nan segar saat kita kebaikan akan ilmu pengetahuan.
.
Orang yang menghormati dan menghargai gurunya, akan menjadi orang yang memiliki keberkahan akan ilmunya. Sementara bagi mereka yang tidak menghargai dan menghormati gurunya, akan menjadi seseorang yang seolah kehilangan arah hidupnya. .
Semua orang adalah pahlawan, namun guru adalah pahlawan yang dari dulu hingga kini tidak pernah mendapatkan tanda jasa. Bahkan kaisar Jepang saat Hirosima dan Nagasaki dijatuhkan bom atom, kata-kata yang hingga kini masih teringat adalah “Adalah berapa banyak GURU yang tersisa?”, begitu pentingnya guru bagi perkembangan peradaban sebuah negeri. Sehingga posisi guru di negara maju adalah posisi tertinggi dan dihormati.
.
Bulan ini, setelah Hari Pahlawan akan ada Hari Guru Nasional.
.
Selamat hari pahlawan bagi semua orang. Jadilah pahlawan di era milenial dengan kemampuan dan keahlian masing-masing.
.
#haripahlawan2018 #pahlawantanpatandajasa

#Karenasemuaorangadalahpahlawan, maka setiap yang hadir makan di Warung Bambu Jeebret khusus bulan November berhak mendapat diskon 10% dan para guru berhak mendapat diskon 20%, Promo Semangat November
guru pahlawan semangat november tanda jasa

KH Muchtar Tabrani, Seorang Tokoh Ulama Besar Bekasi

KH. Muchtar Tabrani


Cafe Jeebret berada di Jl. KH Muchtar Tabrani, atau Kaliabang Nangka (dulu), orang sini menyebut dengan Kampung Nangka. Mengapa ada Nama Jl. KH Muchtar Tabrani... Kita simak profilnya, agar kita dapat mengenang jasa-jasanya:

K.H. Mochtar Thabrani adalah salah satu ulama kenamaan Bekasi yang lahir dari keluarga sederhana. Ayahnya, Thabrani adalah seorang petani. Lahir di Kaliabang Nangka, Bekasi (sekarang Bekasi Utara) pada tahun 1901, Ayahnya, Thabrani, hanya seorang petani kecil dengan penghasilan tak menentu. Kadang-kadang untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Thabrani terpaksa harus berdagang daun sirih.

Meskipun hidup dalam kesederhanaan, namun cita-cita Pak Thabrani amat tinggi. Ia bercita-cita menjadikan Mochtar seorang ulama. Mochtar kecil pun diserahkan kepada guru Mughni untuk belajar Al-Qur`an.  Bukan hanya itu saja, konon, jika ada orang alim berkunjung ke Kaliabang Nangka, Pak Thabrani segera mendatangi orang tersebut untuk minta didoakan agar anaknya Muchtar menjadi orang yang alim kelak. Muchtar kecil kemudian diserahkan orangtuanya untuk meneruskan ngajinya ke pondok pesantren yang dipimpin oleh Guru Marzuqi, Cipinang Muara.

Setelah menginjak dewasa, dan telah memiliki pengetahuan yang cukup memadai, ia kembali ke kampung halamannya untuk mengabdikan ilmu dan memulai perjalanan dakwah di kampungnya yang saat itu masih kental dan sarat dengan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Kaliabang Nangka waktu itu sarat dengan pengaruh kepercayaan animisme dan dinamisme. Persembahan untuk makhluk halus dan percaya bahwa benda-benda mati mempunyai kekuatan ghaib dan dapat menolong manusia, seperti sudah mendarah daging. Dari sinilah ia merasa terpanggil untuk membenahi aqidah orang kampungnya, yang sudah semakin jauh dari ajaran Islam yang benar. Sedikit demi sedikit ia mulai mengubah pola hidup keagamaan di kampungnya.

Menjelang usia 20 tahun, Mochtar telah menjadi tokoh pemuda yang paling disegani di kampungnya. Mochtar telah berhasil mengubah dan meluruskan masyarakat Kaliabang Nangka dari pola hidup yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Saat itu juga terbersit di hatinya untuk berangkat ke tanah suci guna melaksanakan rukun Islam yang kelima. Namun keinginan itu tak langsung begitu saja terwujud. Mochtar membutuhkan waktu enam tahun untuk mengumpulkan uang sebesar tiga ribu enam ratus rupiah untuk ongkos berangkat haji yang kala itu masih menggunakan kapal laut.

Mochtar kemudian menimba ilmu kepada beberapa orang guru. Di antaranya adalah Syaikh Muchtar At-Atharid, Syaikh Ahyad dan beberapa orang guru lainnya. Namun guru yang paling dekat dan paling banyak mempengaruhi pola pikir dan perkembangan keilmuannya adalah Syaikh Ahyad.

Memasuk tahun ke-13  belajar di tanah suci, ia memutuskan kembali ke tanah air setelah mendapat restu dari guru-gurunya. Di saat perjalanan pulang menuju tanah air, ketika masih di dalam kapal laut, ia menerima kabar bahwa ayahnya Pak Thabrani telah berpulang menghadap Allah SWT.

Pada tahun 1950, KH. Muchtar yang telah berusia sekitar 41 tahun menikah dengan Hj. Ni`mah Ismail gadis berusia 14 tahun anak dari H. Ismail Kemayoran Jakarta. Ketika itu beliau meminta dua orang sahabatnya, KH. Noer Ali (Ujung Harapan) dan KH. Tambih (Kranji) yang membantu dalam proses lamaran hingga acara pernikahan. Dari pernikahan ini ia dikaruniai 4 putra dan 3 putri.

Suatu hari berkumpulah beberapa orang murid  senior KH. Mochtar, di antaranya KH. Alawi, KH, Asmawi, KH. Anwar, KH. Abdullah, Guru Asmat dan Guru Jenih. Dari hasil musyawarah keenam ulama tersebut, tercapailah sebuah kesepakatan bahwa seluruh santri yang mengaji pada keenam ulama tersebut akan diseleksi secara khusus. Bagi santri yang lulus seleksi, maka santri tersebut dapat mengaji di bawah bimbingan langsung KH. Mochtar. Maka terpilihlah sekitar 20 orang santri (angkatan pertama) yang berhak mengaji langsung pada KH. Mochtar. Sementara santri-santri yang lain, yang masih tingkat dasar mengaji pada keenam ulama tadi. Di tahun yang sama, 1950, KH. Muchtar mendirikan sebuah Pondok Pesantren yang diberi nama Pondok Pesantren Kaliabang Nangka diambil dari nama kampungnya tersebut. Pondok Pesantren inlah yang nantinya menjadi cikal bakal berdirnya Pondok Pesantren Annur yang dikenal sekarang.

K.H. Muchtar biasa mengajar santri-santrinya sambil bekerja di kebun. Santri membaca kitab sementara KH. Mochtar menyimak bacaan santri sambil menyabuti rumput liar yang tumbuh di kebun kangkung, bayam dan jeruk miliknya. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya KH. Muchtar memang mengandalkan hasil kebunnya. Jika panen tiba, santri-santrinyalah yang membawa hasil panen tersebut ke pasar.

Selama mengajar santrinya, KH. Mochtar dikenal cukup tegas dan keras. Hal itu sebagai bentuk gemblengan agar para santri belajar dengan sungguh-sungguh dan tekun. Namun, ada saja santri yang akhirnya putus di jalan karena kurang sungguh-sungguh dan mentalnya yang loyo. Dari 20 orang santri angkatan pertama yang mengaji pada beliau, kini tinggal sekitar 10 orang santri yang betul-betul tekun mengaji hingga tuntas dan mendapat ijazah dari beliau. Dan terbukti, santri-santri yang benar-benar tekun mengaji pada beliau kini telah meneruskan perjuangan beliau dan telah banyak mendirikan Pondok Pesantren, madrasah dan majlis ta`lim.

Angkatan selanjutnya, termasuk di dalamnya putra-putri beliau, KH. Muchtar tetap konsisten dengan sikap tegas dan kerasnya di dalam mengajar. Boleh jadi, putra-putri beliau yang saat itu masih kecil-kecil telah dapat menghapal Al-Qur`an sebanyak 30 juz. Sehingga semua putra-putri beliau kini berhasil menjadi orang-orang yangalim, orang yang memiliki ilmu yang tinggi dan meneruskan perjuangan beliau. Di antaranya yaitu KH. Aminuddin Muchtar;  KH. Aminulloh Muchtar,BA; KH. Ishomuddin Muchtar, Lc;  KH. Ishomulloh Muchtar, M.Ed;  Ustj. Hj. Hannanah Muchtar, MA;  Ustj. Hj. Nurhamnah Muchtar Lc, dan Ustj. Hj. Yayah Inayatillah Muchtar, SH.  Pada Tahun 1971, beliau wafat dengan meninggalkan warisan berharga untuk umat, yaitu pondok pesantren dan kitab karangannya, yaitu  Targhiib al-Ikhwaan fii Fadhiilah `Ibaadaat Rajab wa Sya`baan wa Ramadhaan dan Tanbiih Al-Ghaafil fii At-Taththawu`aat wa Al-`Ibaadaat Wa An-Nawaafil . Namanya kini diabadikan sebagai nama jalan di Kaliabang Nangka, Bekasi Utara. ***

Oleh: Rakhmad Zailani Kiki,
sumber: Genealogi Intelektual Ulama Betawi, Jakarta Islamic Centre, 2011)
Source: muidkijakarta.or.id


Al Muchtar Annur muchtar tabrani

Semangat November, Semangat Pahlawan dan Guru



Bulan November Bulan yang memberikan semangat buat hidup kita, ada hari Pahlawan, tanggal 10 November dan hari Guru yang diperingati pada tanggal 25 November. Pahlawan adalah setiap orang yang berjasa untuk bangsa dan negara, sedang Guru disebut pahlawan tanpa tanda jasa.

Ada banyak pahlawan di Bekasi, yang terkenal adalah Kiyai Nur Ali yang dikenal dengan sebutan Macan dari Bekasi, julukan lainnya adalah Belut Karawang. Penyair Chairil Anwar mengabadikannya dengan puisi Antara Karawang dan Bekasi. Selain itu yang terkenal di Bekasi Utara adalah KH. Muchtar Tabrani. Kedua Pahlawan perjuangan Indonesia ini sekaligus juga seorang Guru Besar pada masanya.  Keduanya dan juga penulis puisi ini namanya diabadikan sebagai nama jalan di Bekasi. Cafe Jeebret sendiri tepat berada di sisi jalan KH Muchtar Tabrani.

Warung Bambu Cafe dan Resto Jeebret, di momen bulan November ini ingin mengajak saudara-saudari kita yang tinggal di wilayah Bekasi dan Bekasi Utara khususnya untuk mengenang jasa para pahlawan dan guru-guru kita. Setiap kita in sya Allah punya Jasa minimal untuk keluarga maka bagi yang datang ke Cafe Jeebret berhak mendapat Diskon 10% setiap hari selama bulan November. Bagi seorang guru, berhak mendapatkan diskon 20% setiap hari selama satu bulan. Boleh guru apa saja yang memiliki arti postif tentunya. Ketentuan diskon dapat dilihat di Brosur di atas.

Brosur di atas boleh di download  untuk dijadikan sebagai kupon diskon atau download gambar logo dibawah ini. Atau cukup dengan menunjukkannya kepada team cafe Jeebret. Selamat menikmati Diskon 10% untukmu pahlawan-ku dan 20% untukmu guru-ku.


chairil anwar guru macan bekasi muchtar tabrani nur ali pahlawan semangat november

UKM Bekasi Makin Berdaya dengan Berkembangnya Tekhnologi Informasi


RKB, atau Rumah Kreatif BUMN khususnya Bekasi, kemudian disebut RKB = Rumah Kreatif Bekasi. Menyelenggarakan acara yang mengundang para pengusaha (pemula) atau yang dikenal dengan UMKM. Kerjasama BUMN dengan Pajak, berupaya membantu para pebisnis seperti kuliner, pakaian, aksesoris untuk lebih maju dengan cara yang berbeda. Taglinnya : Berbisnis Out of  The Box. Bekerjasama dengan Gapura Digital untuk membuka wacana bagaimana berbisnis secara online dan cara yang sederhana namun mampu memili daya yang luar biasa.

Disamping itu menghadirkan seorangkonsultan pajak yang juga dosen STAN, mbak Khunaini untuk memperkenalkan Cara Berbisnis Anti Bangkrut dengan memperkenalkan aplikasi akuntansi UKM. Aplikasi yang dibuat oleh anak bangsa. Remaja umur duapuluh tahunan tahun yang berhasil menciptakan aplikasi ini, karena untuk mencegah boncosnnya modal usaha. Aplikasi ni pernah di tawqar ol;eh pengusaha Malaysia dengan harga 2 Milyar dan juga mau diakuisisi oleh pengusaha asal Surabaya dengan harga 200 juta. Tapi Setyo dan Deny yang membuat aplikasi ini lebih memilih untuk menggratiskannya. Pesan dari mbak iin, panggil;an Khusnaini yang punya tiga jenis usaha kuliner online ini:  "Ingin naik omset onlinekan. Harus paham resikonya, persiapkan dulu kualitas produk, dan kualitas pelayanan. Hati-hati kalau sudah online , omset atau pembeli meningkat, jika pelayanan dan kualitas tidak diperhatikan, siap-siap dibombardir secara viral. Hancur kita. Sebaliknya jika sudah online semua sudah disiapkan keuntungan berlipat-lipat."

Ada perbedaan dagang sama bisnis. Jika kita berfikir sebagai pedagang ada terigu, cabe, tauge, bawang dicampur, modal 1000 laku 1500. Tapi berpikir bisnis misal ini ada bross, modalnya kain perca nyaris tak ada harga, dijual online dg pasar luar negeri, harga dollar, misal $25, coba hitung untungnya!

Kalau usaha Anda Resto, actionnya juga jangan spt orang jualan nasi uduk. Yang penting laku. Modal 100 ribu untung 150 ribu. Pebisnis siap bayar pajak, sedekah, siap terima orderan yang besar, bangun relasi bangun brand, tak punya modal ada bank, tapi kalau utang ya jangan campur aduk kebutuhan.

Maka perlu laporan laba-rugi, neraca. Jangan kayak orang stroke, tekanan darah 400 baru kelabakan. Ketika mulai dari 120/80 harus siap-siap dan selalu chek.

Bekasi penduduknya sdh 2,7 juta. Berarti banyak peluang yg terdiri dari 10 cluster yg blm digarap.

Dari team Google: Kita harus  go digital. Dimanakah posisi bisnis Anda? a.Offline, b.Basic Online , c. Intermediate atau d. Andvance? Rata-rata diatas 50% yg masih offline dan masih kurang dari 8% yg advance( all out online, main di marketplace dan juga punya alamat digital (web) serta pengelolanya.

Tujuan berbisnis secara online : meningkatkan pelanggan baru, meningkatkan efektivitas kerja, mengembangkan peluang bisnis. Mengapa harus go digital? Banyak penjual offline mencari pelanggan dg sebar brosur, sayangnya brosur diterima orang hanya utk kipas-kipas, duduk atau menambah sampah. Sayang pengeluaran yang kurang produktif.

Maksimalkan pemasaran online:

  • Google mybisnis, update terus foto nya, harganya, testimoni.
  • Website, membantu pelanggan mendapatkan secara detil info tentang bisnis kita, pilihkan yg responsif atau mobil friendly, dapat diakses 24 jam bahkan cantumkan WA, website ketika dicari mudah ditemukan. Cari juga inspirasi dari web milik orang. 
  • Ikutlah beriklan di SEM, Search Engine Marketing.
  • Berjualan di Sosmed, WA, YouTube, Facebook, twitter, google+, Instagram, namun jangan selalu jualan. Misal berikan artikel yg berhubungan dengan jualan kita, misal cara mengatasi maag, cara menyajikan kopi dan lain-lain.
  • Tips google trend, dapat digunakan untuk mendapatkan data misal yg suka ayam geprek atau nasi goreng, di daerah mana. Kita juga dapat lihat media yang banyak digunakan.



cara berbisbnis gapura digital go digital hotel horison naik omset rumah kreatif

Belajar Kelompok di Cafe Jeebret Asyiik Ya



Hang Out, adalah salah satu kebiasaan anak milenial. Cari tempat nongrong, kongkow di mall hunting makanan dan pemandangan. Sebagai alasan 'belajar kelompok' sambil selfie untuk update status agar berbeda tiap hari. Cafe Jeebret bisa di sebut tempat yang aman untuk berburu alasan. Mengapa, jam operasional tidak sampai larut malam, cuma jam 10.00 WIB. Nggak bisa alasan dong kalau kumpul teman hingga lupa waktu. Nuansa tenang memberikan rasa nyaman. Mudah dicari karena tempatnya strategis di Jl. KH Muchtar Tabrani No. 99.

Inilah yang menjadi alasan beberapa anak SMK Keperawatan Zam-zam Kurnia untuk datang kesana. Sekolah yang semua muridnya perempuan dan nuansa agamis cukup kental. "Selain itu kita juga ingin ngadain acara ulang tahun, kan kalau di sekolah nggak bisa ngrayain,"ujar salah seorang siswa yang berkaca mata,"Apalagi disini gratis bagi yang berulang tahun, lumayan, kan, hehehe.."


belajar kelompok hang out kongkow SMK Keperawatan ulang tahun Zam-zam kurnia

PT. Al Haddad Internasional, Buka Pemasaran di Indonesia


Warung Bambu Cafe dan Resto Jeebret kedatangan tamu dari negeri Jiran Malaysia. Adalah Tuan Syed Ageel Owner PT. Al Haddad  Internasional.  Perusahaan ini termasuk perusahaan herbal besar di Malaysia. Bekasi sebagai kota metropolitan yang berdampingan dengan Kota Metropolitan terbesar di Indonesia, Jakarta, dibidik sebagai pusat distribusinya. Selanjutnya untuk merambah pasar yang lebih luas diseluruh Indonesia.

"Kami mengucapkan rasa terima kasih atas kepercayaan sebagai leader pemasaran di Indonesia. Alhamdulillah.. dan lagi Bekasi yang menjadi pusat masuknya, bukan kota lainnya,"ungkap Bapak Dede Azzam, di tengah  acara Lounching Produk Al Haddad bersama lebih kurang 50 peserta tamu undangan, yang sebelumnya sudah berkiprah dalam pemasaran brand produk-produk herbal khususnya yang berasal dari Malaysia, seperti Kopi Pak Haji, dan sebagainya.





Bagi Anda yang penasaran dengan produk herbal kesehatan Al Haddad, seperti: Tamar cocoa, coffee, arabica, teh tarik, coffee manjakani khusus wanita, pasta gigi nadzhif (pasta gigi dengan kandungan cengkeh).

Ini profil : Pasta Gigi Nazhif:
Karena kandungannya, pasta gigi ini juga efektif untuk mengobati radang tenggorokan: yaitu radang akibat infeksi karena virus dan infeksi karena bakteri. 80% infeksi radang tenggorokan disebabkan oleh virus, dan sekitar 10 – 20% disebabkan oleh bakteri. Hal lain yang menyebabkan radang tenggorokan seperti alergi, batuk dan pilek, udara yang terlalu panas atau dingin yang mempengaruhi daya tahan tubuh, dan polusi seperti asap rokok dan asap kendaraan bermotor.
Pasta Gigi Nazhif Plus dengan formula Triple Herbal Action yaitu sirih, cengkeh, dan mint. Sirih memberikan aksi memperkuat dan menjaga kesehatan gigi dan gusi. Cengkeh memberikan aksi antiseptik yang efektif membunuh kuman penyebab nafas tidak segar. Yang ketiga yaitu mint memberikan aksi menjaga nafas tetap segar dan tahan lebih lama. Totalitas perawatan gigi dan gusi untuk menjaga kesehatannya ditambah dengan xylitol yang akan menghindari keasamaan mulut berlebih karena sisa makanan dan membantu proses pencegahan gigi berlubang.

Setelah menggunakan pasta gigi ini, gigi tidak terasa ngilu walaupun makan makanan yang terlalu dingin atau panas, dan yang pasti “Radang Tenggorokan Jauh-jauh deh..!!! ”
al haddad malaysia nazhif resto jeebret teh tarik

Popular Posts

Top Ad 728x90

 

We are featured contributor on entrepreneurship for many trusted business sites:

  • Copyright © Cafe Jeebret™ is a registered trademark.
    Designed by Templateism | Distributed by Templatelib